Selasa, 10 September 2013

PLKJ kelas 9

Rangkuman PLKJ : BANJIR


DEFINISI BANJIR :

Banjir adalah luapan air yang melebihi dari standart kapasitas akibat hujan yang terus-menerus, maupun luapan air pasang di laut, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah tepi pantai.
FAKTOR TERJADINYA BANJIR :
  1. Faktor dari Aktifitas manusia:
    • Membangun rumah di bantaran kali atau tepi sungai.
    • Membuang sampah di sungai . Sehingga saluran mampet dan menyebabkan banjir.
    • Membangun pemukiman dengan tidak membangun sarana saluran air.
    • Penebangan pohon di hulu sungai terutama di tepi sungai.
    • Penataan lingkungan kota yang terus menerus akibat kebutuhan perumahan penduduk.
    • Membuang Sampah kesaluran air.
    • Banyaknya bangunan-bangunan bertingkat sehingga menyebabkan beban yang berat pada tanah.
    • Penggunaan atau pengambilanair tanah dalam.
  1. Faktor dari Kondisi Alam:
    • Kondisi dataran rendah di Jakarta.
    • Air hulu menuju laut melalui 13 sungai di wilayah Jakarta.
    • Hujan turun melebihi kapasitas curah hujan.
    • Air hujan yang tercurah tidak teresap oleh tanah.
    • Terjadinya air pasang.
    • Terjadinya kenaikan permukaan air laut.

MENCEGAH BANJIR :
  1. Pencegahan Bahaya Banjir
a) Usaha Yang Dilakukan Pemerintah
· Melakukan kegiatan untuk membersihkan sungai oleh petugai pengairan.
· Memelihara pintu air dengan baik sehingga pintu air itu tetap berfungsi dengan baik.
· Memberikan penyuluhan.
· Merencanakan dan melaksanakan prokasih (program kali bersih).
· Pemerintah membangun kantong-kantong air atau wadah-wadah untuk menampung air hujan.
· Pemerintah melakukan penertiban bangunan liar yang ada di bantaran sungai.
· Pemerintah menghimbau kepada masyarakat.
· Pemerintah memeberdayakan masyarakat dengan cara padat karya.
b) Partisipasi Masyarakat untuk mencegah terjadinya banjir
· Melakukan kerja bakti bersama secara berkala.
· Dihimbau agar masyarakat sadar jangan sampai buang sampah sembarangan.
· Mentaati peraturan yang telah ditetapkan pemerintah.
· Masyarakat sadar jangan melakukan aktivitas seperti membangun bangunan di bantaran kali.
  1. Cara Menanggulangi Bahaya Banjir
a. Peran pemerintah :
· Menyiagakan posko penanggulangan banjir.
· Membuat talang-talang, menyediakan perahu karet untuk mengevakuasi korban banjir yang terjebak.
· Menyimpan pompa-pompa air.
b. Peran Masyarakat :
· Saling menyampaikan bahaya banjir.
· Menyediakan prasarana yang dimiliki.
· Membantu mengumpulkan kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat yg terkena musibah banjir.
· Membantu pemerintah untuk melakukan pertolongan kepada korban banjir.

LOKASI-LOKASI RAWAN BANJIR :
I. Jakarta Pusat :
o Matraman Dalam
o Kalipasir Kwitang
o Pejompongan
o Jatipinggir
o Mangga Dua
o DLL
II. Jakarta Utara :
o Kapuk Kamal
o Pantai indah Kapuk
o Pluit
o Sunter Agung
o Kelapa Gading
o Sunter Jaya
o DLL
III. Jakarta Barat :
o Rawa Buaya
o Cengkareng
o Meruya
o Jati Pulo
o Duri Kepa
o DLL
IV. Jakarta Selatan :
o IKPN
o Pulo Jaya
o Setia Budi Barat
o Bukit Duri
o Kebayoran Baru
o Kampung Melayu
o DLL
V. Jakarta Timur :
o Pulo Mas
o Pulo nagka
o Rawa Bunga
o Cipinang Jaya
o Kramat jati
o Kampung Rambutan
o DLL
 

AKIBAT BAHAYA BANJIR :
  1. Rumah tergenangair dan menjadi rusak.
  2. Harta benda menjadi hancur.
  3. Sungai akan menjadi dangkal akibat pinggiran kali atau sungai mengalami erosi.
  4. Kerugian pada sector pertanian.
  5. Lahan-lahan pertanian terkikis.
  6. Prasarana umum menjadi rusak.
  7. Hilang surat-surat berharga. Contoh: Ijazah, akta kelahiran, dll.
  8. Menelan korban jiwa.
  9. Mendatangkan penyakit diare dan DBD (Demam Berdarah Dengue)
  10. Dan Lain lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar